Interest kepada Islam

Tenangnya hidup bersama Al-Quran by ridjam

Saya tinggal di Cianjur Jawa Barat yang dengan moto kerennya “Gerbang Marhamah” yakni akronim dari “Gerakan Pembangunan Masyarakat Berakhlakul Karimah”, mulai dari Taman kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Atas saya disekolahkan oleh orang tua saya di sekolah konvensional, alias bukan sekolah khusus agama seperti MI, MTs atau MAN, bahkan pada saat kuliah pun jurusan yang saya ambil bukan bidang yang secara khusus mengkaji ilmu agama.

Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali oleh Allah diberi orang tua yang peduli terhadap aktivitas keagamaan, walaupun orang tua saya tidak secara advance mempelajari tentang ilmu agama tetapi saya selalu diajak untuk taat oleh orang tua saya, seperti dalam hal shalat lima waktu ibu saya selalu “cerewet” apabila anaknya belum shalat terutama ketika nonton tv, bermain bersama teman atau sedang bermain konsol game, dalam hal kedisiplinan pun perhatian orang tua saya sangat tinggi, seperti aturan “jam setengah enam sore harus sudah ada di dalam rumah” pun diterapkan. Sewaktu kecil saya sangat senang bermain, saya sangat jahil kepada teman sebaya maupun yang umurnya dibawah saya, sampai tetangga pun kadang kesal melihat tingkah saya jika jahil kepada anak-anak mereka, wkwkwk… saya salut banget sama ibu saya, bisa sabar menghadapi anaknya yang nakal ini :D.

Pada saat Sekolah Menengah Pertama pun lingkungan sangat mendukung ruh keagamaan saya, malah terdapat mata pelajaran “Pembiasaan”, dimana semua murid dibiasakan untuk mempunyai sifat, karakter dan akhlak yang baik, contoh paling mengesankan dari mata pelajaran ini adalah para siswa dibiasakan shalat Dhuha, mulai dari bacaan surat Ad-Dhuha sampai bacaan do’a bada shalat Dhuha pun dijadikan hafalan wajib, sehingga sampai hari ini pun alhamdulillah saya mengamalkannya, semoga Allah memuliakan para Guru yang pernah berjasa pada waktu itu. Benih-benih cinta dan suka terhadap lawan jenis mulai tumbuh di masa-masa ini, tetapi alhamdulillah saya belum tergoda, heu… heu… heu… prestasi belajar saya termasuk rendah, pelajaran kesenian termasuk mata pelajaran yang paling disuka, diluar itu biasa-biasa saja, dalam hal organisasi pun saya tidak aktif, apabila berbicara didepan khalayak itu apa adanya alias belum terlatih (biasanya orang yang pinter ngomong adalah orang yang aktif berorganisasi) tapi sekarang sudah biasa, karena dibiasakan semasa kuliah presentasi depan kelas (kudu dipaksa dulu) :P.

Hal yang paling menarik pada masa sekolah adalah pada pelajaran Agama Islam terutama bila bulan Ramadhan tiba, para murid diwajibkan membeli sebuah buku harian tentang keseharian di bulan ramadhan, mulai dari checklist shalat fardu sampai agenda ceramah harian yang wajib diisi setiap kuliah subuh, nah dari sinilah saya mulai sering ke masjid, bila panggilan shalat tiba saya selalu pergi ke masjid dan suka merasa tidak enak kalo belum shalat di masjid, kebisaan shalat fardu di masjid ternyata menumbuhkan kecintaan saya terhadap Islam, padahal saya tidak pernah ikut remaja masjid atau pun kegiatan keagamaan apapun yang diorganisir, setidaknya ada nilai positif saya rajin ke masjid dan justru saya mengetahui keutamaannya saat saya sudah dewasa. Saya pun punya standar tersendiri kepada siapa saja yang menjadi penceramah, khotib atau ustad yang sering tampil di mesjid, mana yang bobot ceramahnya asik dan pas bagi saya ceilehhh,… 😀

Selama masa sekolah dari TK hingga SMA, lingkungan pergaulan saya termasuk sempit, saya termasuk anak rumahan dan jarang main keluar komplek. Saya sangat senang menghabiskan waktu di dalam rumah terutama bila mood menggambar sedang membara, ibu saya sangat support dengan hobi saya, bahkan dalam sehari saya pernah menghabiskan lebih dari 5 drawing book, hahaha… konsumtif banget! 😛 Impian saya mempunyai pensil berwarna Faber Castell 36 colors pun terwujud, berkat orang tua,… ^_^. Keluarga saya termasuk keluarga sederhana, Ibu saya termasuk orang yang pintar mengatur uang, perhatiannya terhadap pendidikan dan masa depan anak sangat tinggi, dengan keuangan yang minim dan terbatas ibu saya mampu memenuhi semua anggaran, termasuk asuransi pendidikan buat saya dan adik saya, sugoi!!! I love you Mah… 😀

Keahlian saya yang tak terkalahkan bila dirumah adalah menyapu dan mengepel rumah :D, ibu saya selalu memuji karena hasilnya paling bersih, hingga sampai saat ini pun saya berkeyakinan bahwa mengepel paling bersih adalah menggunakan tangan plus kain pel, bukan pakai pel yang ada gagangnya itu lo :D. Ayah saya adalah seorang pegawai negeri, dikantor ia dikenal sangat dekat dengan orang dibawahnya bahkan menurut saya ia lebih dekat dengan satpam kantor dari pada teman-temannya yang punya jabatan diatasnya :D. Ayah saya termasuk orang yang berean (istilah bahasa sunda), senangnya memberi dan kadang tidak terkontrol dalam mengeluarkan uang, hmmm… mungkin ini yang namanya jodoh, sangat cocok berkolaborasi dengan ibu saya :D. Sejak bujangan hingga sekarang, ayah saya konsisten mengamalkan shaum senin-kamis, dan ini merupakan contoh yang baik bagi anaknya :D.

Masuk Sekolah Menengah Atas benih-benih cinta mulai tumbuh lagi, bahkan saking nurutnya sama orang tua saya sempat meminta izin untuk pacaran kepada orang tua saya dan tidak diizinkan -_-, di SMA saya cenderung pendiam, culun, dan bahkan gak gaul, saya berkata demikian karena bila dibandingkan dengan rekan-rekan lainnya, saya termasuk yang seperti itu, pantesan gak ada cewek yang ngelirik,… hahaha… 😀 tapi lagi-lagi hikmah itu dirasakan saat saya dewasa, prestasi terbesar saya adalah belum merasakan pacaran sampai saat ini,… silakan tepuk tangan,…. 😀

Masuk Universitas dapat lingkungan baru, suasana baru, teman baru, ngekos dan jauh dari orang tua, belajar hidup mandiri. Alhamdulilllah bisa masuk Universitas Pendidikan Indonesia, tidak disangka ternyata kampus saya dekat dengan Geger Kalong, dimana Ustad favorit saya sewaktu Sekolah sering berdakwah disana, akhirnya bisa sering ikut pengajian bareng Aa Gym, seneng banget lah,… saya cocok dengan beliau karena analogi-analogi dalam ceramahnya mudah dimengerti terutama bagi yang awam tentang ilmu agama berkaitan dengan ketauhidan dan permasalahan hati / qolbu, seiring berjalannya waktu saya pun makin tertarik dengan Islam, saya mulai mengenal yang namanya fikih yakni hal teradvance ditelinga saya pada waktu itu dan ternyata tidak seadvance yang saya kira, ternyata itu adalah ilmu yang saya amalkan dari dulu yakni tata cara / kebiasaan-kebiasaan nabi yang kita contoh -_-, kemudian kajian ilmu tafsir pun saya sering ikut, sampai belajar bahasa arab saya pernah ikut selama dua level di Salman ITB. Yang saya sesalkan adalah pada semester akhir kuliah, saya baru dapet info bahwa selain di Daarut Tauhiid teranyata ada pengajian rutin lain yang tidak jauh dari Geger Kalong yakni Majelis Percikan Iman (MPI) di Masjid Al-Murosalah komplek Telkom dengan pemateri pak Aam Amiruddin, nyesel banget saya baru tahu di akhir-akhir masa pendidikan saya di universitas, padahal MPI didirikan sejak tahun 1991, saya menyesal karena saya sreg dan cocok dengan ustad-ustad yang ceramah disana.

Alhamdulillah hingga saat ini saya selalu mempertimbangkan segala sesuatu selalu diwali dengan melihat dulu dalam persfektif Islam, saya kira bila semua hal selalu dihubungkan dengan aturan Allah (Al-Quran) maka akan lebih lancar jaya berjalan dikoridornya apalagi kalau sunnah rosul ditegakkan. Apapun profesi kita apabila selalu berlandaskan “aturan” maka insya Allah akan selamat, seorang pegawai akan selalu menjaga dirinya untuk tidak korupsi, seorang pedagang akan selalu berlaku jujur, seorang guru / dosen akan amanah dalam mendidik, seorang aparat kepolisian akan benar-benar melayani masyarakat dan bahkan alam pun akan lestari apabila kita perlakukan dengan baik dan bijak :D. Secara alamiah semua orang mempuyai dorongan baik dan buruk, tergantung dari orang yang mengendalikannya, dan disinilah peran kita supaya lebih banyak menonjolkan dorongan baik daripada dorongan buruk, yang tentu saja anjurannya adalah dengan senantiasa muhasabah diri dengan sering mengikuti kajian ilmu agama.

Coba kita introspeksi diri sedikit, berapa banyak buku keagamaan yang kita miliki? Apakah kita sebagai seorang yang beragama Islam sudah interest terhadap agama kita sendiri? Cobalah luangkan waktu untuk membaca buku-buku bernafaskan agama. Menurut saya disinilah karakter sebagai orang muslim ditunjukkan bahwa kita harus melihat kehidupan ini dengan dua sisi yakni sisi dunia dan sisi akhirat alias bukan hanya pintar ilmu dunia saja, tetapi ilmu agama juga harus HEBAT. Untuk itu maka dalam menjalani kehidupan sepantasnya kita harus selalu mempertimbangkan sisi akhirat, apakah baik bagi akhirat kita atau malah berdampak buruk. Saya sangat menyukai ilmu tentang desain grafis, tetapi saya mempunyai batasan-batasan dan standar tersendiri dalam mendesain, bagaimana dampak dari desain yang saya buat, apakah sejalan dengan filosofi agama saya, setidaknya setidaknya berdampak buruk kedepannya maka lebih baik ditinggalkan. Profesi lain pun saya kira demikian, seperti halnya fotografer dia harus mempertimbangkan seberapa maslahat foto yang ia ambil, kemudian seorang videografer juga ia harus mempertimbangkan seberapa maslahat video yang ia rekam dan profesi lain-lainnya.

Untuk itu mari kita senantiasa untuk berdo’a untuk kehidupan yang lebih baik, minta juga do’a kepada orang tua kita, karena saham do’a dari orang tua kita juga penting :D. Jangan lupa untuk selalu ciptakan lingkungan yang dapat menjadikan diri kita selalu mengingat Allah, lingkungan dimanapun itu hanya kita yang bisa mengondisikannya, pastikan selalu berpegang teguh terhadap keyakinan kita, jangan terpengaruh dengan ajakan yang memang tidak sesuai dengan koridor yang diajarkan agama, dan terus belajar, belajar dan belajar, buat diri kita selalu interest dengan ajaran Islam. Saya berharap kita senantiasa mempelajari ilmu agama, yakni agama kita sendiri yakni agama Islam, siapapun kita, apapun profesi kita, pekerjaan kita, kehidupan kita, karena agama Islam adalah agama yang mengatur segala aspek kehidupan dari berbagai hal untuk dapat berjalan di koridornya agar tercipta suatu keselarasan dan keindahan dalam menapaki kehidupan.

ridjam signature

Advertisements
About

http://about.me/ridjam

Tagged with: , , , , ,
Posted in Mindset

Komentari

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Rizky Djati Munggaran

Follow Blog Rizky Djati Munggaran on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,818 other followers

Instagram
Happy election day!!! with my sister 😊 #instagood #love #picoftheday #instadaily #beautiful #follow #igers #cute #instalike #bestoftheday #me #girl #amazing #smile #happy #fashion #instamood #fun #style #photo #hijab #pretty #selfie #election #hijabers #hijabfashion #hijabstyle #hijabi #ootd #muslimah
-Happy Ied al-Fitr 1439H- Taqobbalallahu minna wa minkum 😊 #art #artist #drawing #illustration #islam #draw #instaart #design #creative #artwork #vectorart #instagood #muslimah #drawings #instaartist #artoftheday #digitalart #cartoon #dakwahvisual #graphic #graphicdesign #myart #ramadan #visualdakwah #komikislami #hijabfashion #hijab #hijabstyle #hijabers #artistoninstagram
Have a great day everyone!!!, these are some sketches of my children's illustrations 😊 Productive Ramadan!!! Spirit!!! 😁😊😆 #art #drawing #illustration #draw #artist #instadraw #hijab #artwork #doodle #instaart #creative #concept #pencil #instagood #sketching #graphic #draws #design #artsy #artoftheday #instaartist #sketch #kids #kid #myart #sketches #photooftheday #drawings #cute
Countdown to Ramadan 😊😊😊 #art #artist #drawing #illustration #draw #instaart #design #creative #artwork #vectorart #instagood #drawings #instaartist #artoftheday #digitalart #cartoon #graphic #graphicdesign #myart #hijabfashion #hijab #hijabstyle #hijabers #artistoninstagram #muslimah #visualdakwah #dakwahvisual #kartunmuslimah #komikislami #ramadhan2018
Strawberry cheese cake, ready!!! 😋😋😋 #art #artist #drawing #illustration #artistoninstagram #draw #instaart #design #creative #artwork #insart #instagood #artsy #artgram #instaartist #artoftheday #digitalart #cartoon #drawings #girl #graphicdesign #myart #photooftheday #smile #happy #hijabfashion #hijab #hijabstyle #hijabers #artofinstagram
My artwork became a banner in the official Inkscape account and Social Linux Expo event 2018. 😊 I am very glad, thank you!!! 😆 #art #artist #drawing #illustration #painting #draw #instaart #design #creative #artwork #paint #instagood #artsy #arte #instaartist #artoftheday #digitalart #cartoon #drawings #graphic #graphicdesign #myart #photooftheday #smile #happy #face #bestoftheday #cartoons #designs #draws
%d bloggers like this: